Analisis Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai …..… (45)

Dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, yang salah satu arahnya adalah Otonomi Daerah, maka telah diberikan kewenangan yang luas, nyata dan bertanggungjawab kepada daerah secara proporsional. Pemberian kewenangan yang demikian luas dalam era globalisasi ini memberi peluang kepada daerah untuk mengembangkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat tergantung pada kemauan pemerintah kota maupun pemerintah kabupaten masing-masing. 
Pemerintah Kota Malang sebagai lembaga pelayanan publik mengantisipasi perubahan-perubahan lingkungan yang ada, perubahan-perubahan yang terjadi dan mungkin terjadi, dengan cara mengembangkan SDM yang dimiliki, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) .
Hasil yang diharapkan dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) akan memiliki 5 (lima) manfaat seperti yang disebutkan oleh Siagian (1993:185) sebagai berikut :
  1. Terjadinya proses komunikasi yang efektif;
  2. Adanya persepsi yang sama tentang tugas-tugas yang harus diselesaikan;
  3. Ketaatan semua pihak kepada berbagai ketentuan yang bersifat normatif, baik yang berlaku umum dan ditetapkan oleh instansi pemerintah yang berwenang maupun yang berlaku khusus dilingkungan suatu organisasi tertentu;
  4. Terdapatnya iklim yang baik pertumbuhan seluruh pegawai dan
  5. Menjadikan organisasi sebagai tempat yang lebih menyenangkan untuk berkarya.

Selanjutnya tujuan diadakannya pelatihan dan pengembangan menurut As’ad (2001:75) adalah sebagai berikut:
1.   Meningkatkan produktivitas kerja
2.   Meningkatkan mutu kerja
3.   Meningkatkan ketepatan dalam human resource planning
4.   Meningkatkan moral kerja
5.   Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja
6.   Menunjang pertumbuhan pribadi

            Jadi pada dasarnya pelaksanaan pelatihan dan pengembangan ditujukan untuk peningkatan penguasaan akan ketrampilan dan pengetahuan karyawan atau dalam upaya peningkatan kinerja. 
            Di lingkungan pemerintah daerah, peranan pegawai atau karyawan adalah sangat penting, baik itu secara individu maupun kelompok. Karyawan sebagai aset dan unsur utama dalam organisasi memegang peranan yang sangat menentukan dalam pencapaian tujuan organisasi. Semua unsur sumber daya organisasi tidak akan berfungsi tanpa ditangani manusia yang merupakan penggerak utama jalannya organisasi. Dalam setiap aktivitasnya haruslah tepat waktu dan dapat diterima sesuai dengan rencana kerja yang ditetapkan, atau dengan kata lain mempunyai efektivitas dan kinerja yang tinggi.

            Kinerja pegawai pada umumnya terdorong dengan adanya promosi, kenaikan pangkat, kenaikan jabatan, adanya inisiatif, kreativitas, imbalan dan lain-lain. Namun bentuk ganjaran yang demikian tidak sepenuhnya adalah benar tergantung sistem pengelolaan yang diterapkan oleh organisasi tersebut berikut asumsi-asumsi yang mendasarinya. Sistem pengelolaan sumber daya manusia yang tepat merupakan kunci keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya. Proses pemerintahan dan pembangunan harus didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni, yang diharapkan melalui pendidikan dan latihan akan menghasilkan karyawan-karyawan dengan sifat dan sikap serta mempunyai daya tanggap, inisiatif dan kreatif serta berkinerja yang tinggi.


Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (BUKAN  pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s